Pertama kali membaca definisi-mu tentang kampus dan mahasiswa sebagai "the edgy relationship between happiness and written words" aku langsung membayangkan suara dan gambar-gambar yang menggantung di pikiranku ketika kau bercerita.
Ku pikir, mengapa tidak suara dan gambar-gambar itu dihadirkan secara bersamaan dengan ceritanya?
Karena aku nggak pernah bisa sendirian. Thinker seperti-ku sangat membutuhkan supporter sebagai penyangga. Yang mengingatkan, sekaligus menjadi tempat bersandar. Ide yang baik, bagiku, harus sama bagusnya dengan bagaimana ia dieksekusi menjadi bentuk yang nyata.
Karenanya sepenuh hati kumohon, bangunlah, mari kita bangun bersama.. :)
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment